Selasa, 01 Oktober 2013

Tak perlu menunggu beruban tuk mengamalkan.

Mulai detik ini,tanggung jawabku bertambah satu lagi. Bukan hanya membantu org tua dan mengaji juga belajar, namun dengan ilmu ku yg masih sangat pas2an ini aku malah dibebani -Ah,,, insyaallah ini bukan beban tapi Amanah :-) - tuk mengajar di kelas IEC(intensive english course) / IAC(intensive arabic course) di suatu pesantren yg tak jauh dari rumahku. Awalnya kukira panggilan ibu pengasuh pesantren tsb hanyalah gurauan semata karna sewaktu itu adalah adekku yg ditanyai perihal keberadaan ku sekarang, saat menempuh kuliah.
Seminggu berselang, akupun memberanikan diri tuk sowan -istilah untuk datang ke Rumah kyai(pemilik pesantren)- ke ndalem(Rumah kyai). Dan benar saja, ibu pengasuh pondok -yg memang sudah sejak dulu mengenalku dg baik, dikarenakan akulah sahabat dekat putri pertamaya yg sering main ke rumah sewaktu masih SD- menyuruhku ikut mengajar atau istilahnya "Mengamalkan ilmu yg sudah kau dapatkan di pondok dulu" begitu beliau bertutur. Dg hati mantep, madep dan lillahi ta'ala semata mencari ridho Allah SWT aku mengangguk pertanda mengiyakan dan menyetujui amanah beliau itu. Namun ada sedikit ragu menyelinap dalam hati, "Apakah aku mampu?" Sedangkan pengetahuan ku saja masih sangat minim lalu kuberanikan diri berkata "Tapi kulo nggeh nyuwun bimbinganipun, soale kulo kan dereng saget nopo2 lan dereng gadah pengalaman nopo2" begitu ucapku hari itu. Alhamdulillah beliau menjawab dg ringan tapi pasti "Nggeh mengken sampean saget tangklet teng ustadzah nopo teng kulo nopo seng dereng saget". Legaaa.....!!!!!!! :-) . Akhirnya, berbekal bismillah lahaula wala quwwata illa billah...hanya Allah yg mampu memberiku kekuatan tuk menjalani hari ini, esok dan seterusnya... :-)
Ditengah percakapan itu ada beberapa santri yg memberikan secangkir teh manis panas. Dan kautahu? Bagaimana ibu pondok memperkenalkanku pada mereka? "Ini lhoo...ada ustadzah Choirunnisa, Ayo salim..!!!!!" :D hahahahay,,,, ingin rasanya aku tertawa lepas dan berteriak sekencang kencangnya kala itu pula. Aku????? Seorang cewek 18 tahun yg brusan kmaren tanggal 28 April 2013 di muwadda'ah dari pesantren Raudlatul Ulum, dipanggil dg title sprti itu? Ah, sungguh terlalub berlebihan hal ini. Bahkan aku saja belum punya ilmu yg mumpuni kecuali hanya barang sedikiiit. Itu adalah hari ptma aku dipanggil dg panggilan sprti itu, hari2 beriktnya panggilan itupun sudah resmi menjadi panggilanku -Hal ini karna suatu pagi ibu pondok menyuruhku tuk membadali(menggantikan) beliau mengajar fasholatan di kelas i'dady(kelas paling dasar untuk santri baru)-. Ah,,,awalnya aku sangat pusiiiing dg semua itu, aku masih merasa kecil, merasa minim pengetahuan dan aku merasa belum pantas. Namun seiring berjalannya waktu, seminggu berlalu keberadaanku disana aku jadi tdk ambil pusing lagi. Take it easy! Yg penting jgan menggampangkan! Just do it! Dan pada akhirnya aku kan bisa menikmati semua ini sebagai bagian dari rutinitas kelanjutanku dalam bertholabul 'ilmi. Ya.... semoga saja!!!! :-)

Lalu kupikir pikir, kita tdk harus berubah menjadi tua, berumur setengah baya memiliki perawakan besar atau bahkan menunggu beruban tuk mengamalkan ilmu yg kita miliki. Tak perlu lah kita menunggu terlalu lama tuk menyampaikan sediikit saja ilmu kita. Namun, cukup dg keadaan kita yg seperti sekarang ini saja, yg entah kita masih di bawah dewasa atau baru lulusan MA kemaren sore lah istilahnya.....kita harus tetap berusaha tuk bisa menyampaikan sedikit, ya hanya sedikit saja ilmu dari para guru2 kita terdahulu yg sudah pernah singgah di otak. Rasulullah saja memberi isyarat pada kita dalam hal seperti ini, sangat minimalis.
"Ballighu 'anni walau aayah" (Sampaikan lah padaku walau satu ayat)
Tu kan, itu hadist Rasulullah yg shohih lho!
Jadi Rasulullah tdk lantas menyuruh kita tuk menunggu pintar , memiiki segudang ilmu dan prestasi untuk menyampaikan sebuah ilmu. Cukup 'Satu ayat' begitu ungkapan Rasulullah sebagai maksud dari Cukup 'Sedikit saja' dari apa yg sudah kita ketahui, kita sampaikan pada org lain dan kita amalkan. Insyallah sedikit yg diamalkan tuk diri sendiri dan org lain kan lebih bermanfaat ketimbang bnyak yg hanya disimpan tuk diri sendir :-) . Oh ya, tapi jgan lupa tuk selalu minta petunjuk dan bimbibgan Allah SWT...karena Dia lah yg Maha Luas ilmu atas diri kita dan alam semesta ini...... :-) 
"Barokallahu fi 'ilmik"....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar