Senin, 07 Oktober 2013

Fighting,,,!!!!!

     Petir terjadi ketika bumi dan langit ingin menyamakan persepsi. Jikalau kalian mendengar guntur diluar sana, artinya ada konflik yg sedang berusaha diselesaikan. 70-100 kilatan setiap detiknya di seluruh bumi, bayangkan saja! Bumi tidak pernah berhenti membersihkan dirinya.
     Dan jika kalian sadar bahwa jika kita sepenuhnya bercermin pada alam, kita lebih bisa mengenali dirikita sendiri. Semua orang punya potensi dalam dirinya. Setiap orang telah memiliki peran uniknya masing-masing sebelum mereka terlahirkan di dunia. Tapi, setiap orang juga dibuat terlupa lebih dulu. Itulah rahasia besar hidup.
     Nah, alangkah indahnya jika kita bisa mengingat pilihan hidup kita itu secepat mungkin. Kemudian hidup bagai hujan, turun, ada, menguap. Begitu seterusnya, tanpa beban apa-apa. Fighting for live!!!!! :) :) :)

Andai kau tau

Engkaulah kilatan cahaya yg menyapu lenyapkan segala jejak dan bayang
Engkaulah bentangan sinar yg menjembatani jurang antara dukanya mencintai dan bahagianya terdera
Engkaulah terang yg kudekap dalam gelap, saat bumi bersiap diri tuk selamanya lelap

Andai ku sadar arti pelitamu
Andai kau lihat hitamnya sepi dibalik punggungmu
Takkan ku sayatkan luka demi menggarisi jarakmu denganku
Karena kita satu
Andai kau tau

Jumat, 04 Oktober 2013

Kunci hidup cuma satu, bersyukur....

Di dalam realitas dualitas ini tidak ada yg absolut. Segalanya relatif, tergantung pada sudut pandang sang subyek, yg berarti juga segalanya juga hadir berpasangan. Ada kiri berarti ada kanan, ada tinggi berarti ada rendah, ada positif berarti ada juga negatif, pun ada pertemuan pasti pula ada perpisahan.
Ekuilibrium proton-elektron dalam setiap atom tidak ada bedanya dg keseimbangan Yin dan Yang. Cahaya yaitu Yang digambarkan dg warna putih berpadu dg titik hitam bergerak naik dan Gelap yaitu Yin digambarkan dg warna hitam berpadu dg titik putih, bergerak turun. Kuduanya merupakan kekuatan yg berlawanan, namun meski begitu mereka selalu mencari keseimbangan. Lalu kalau sudah ditarik ke level atom, apa bedanya kita ini? Tidak ada, kita satu.
Sadar bahwasanya keterpisahan adalah ilusi. Jadi, suatu saat kau akan juga bisa lepas dari eksklusivisme yg selama ini memisahkan kita.

Kita ini hanya peminjam yg berfikir bahwa kita ini adalah seorang pemilik yg mutlak tak terganti. Lucunya ketika kita bersikap eksklusif, kepemilikan kita sangatlah terbatas. Sementara kalau saja kita sadar bahwa semua ini hanyalah pinjaman, kita akan bergegas tuk segera meraih apapun yg kita ingini.
Hidup kita hanyalah pinjaman, cuma "Mampir Ngombe" begitu pepatah jawa berucap. Manfaatkan selagi ruh ini masih melekat di raga. Kita bahkan tidak tau kapan Allah kan mengambilnya, karena kalian tau? Allah lah Sang Pemilik Mutlak atas segala sesuatu di semesta ini. Kalian tidak diberi hak apapun atas dunia ini, kecuali hanya sebagai Khalifah fil 'ardhi, pemimpin sementara di bumi Allah. Itulah musabab awal mulanya Nabi Adam diturunkan dari Syurga. Kemudian penciptaan syaiton, jin dan sebangsanya itu pula merupakan tujuan Allah untuk mengangkat derajat manusia, untuk menentukan mana yg nantinya menjadi pemenang. Darimana kita tau seorang pemenang tanpa adanya musuh? Misal saja main bola, untuk menjadi pemenang pastilah dihadapkan pada lawan, baru kemudian setelah bertanding bermenit-menit lamanya, wasit juga penonton akan tau mana yg berhak dinamakan Sang Jawara. Tidak jauh beda kan dg hidup? Oleh karnanya manfaatkan hidupmu selagi masih bisa!!!!! :)
Cukup lakukan apa yg terbaik buatmu, keluargamu, masyarakatmu...nantinya kau akan mendapati puncak dari kebahagiaanmu tersendiri -yg tentunya berbeda masing2 org- . Kunci hidup cuma satu, Bersyukur atas apapun pemberian Allah SWT...

Rabu, 02 Oktober 2013

Cukup sebagai pengganti obat dokter

Beginilah keluarga ku,, dg orang tua ku yg bawel namun punya sejuta perhatian berlebih.
Kalau aku atau adik'ku atau salah satu dari kami sakit -Dan Alhamdulillah semoga tdk ada penyakit kronis yg menjangkiti keluarga kecil nan bahagia ku- jarang sekali orang tuaku mengajak berobat ke dokter, biasa nya Abahku -Seorang dokter mesin yg juga kebetulan punya keahlian mengobati meski dg obat pembeliannya di apotik terdekat- Cukup menyarankan tuk minum susu, minum vit. C ditambah obat apa yg kaitannya dg penyakit tsb dan istirahat cukup . Biasanya org tuaku menyarankan minum susu Bear brand dan vitamin YOU C1000. Dg instriksi pertama minum susu kemudian makan lalu tunggu bbrapa menit untuk meminum obat. Karena kali ini aku sedang gejala flu jadi cukup bisolvon yg jadi obatnya. Kemudian istirahat sejenak dan minum vit C nya -Maaf lho ya, bukan maksud mempromosikan merek cuman ingin share saja!- :-) . Cukup ribet memang, tapi manfaatnya dompet tdk terlalu bnyak berkurang dan tubuh jga tdk banyak menyerap obat2an berdosis tinggi. Intinya itu tubuh yg sakit diperlukan istirahat yg Cukup dan minum serta makan makanan bergizi, insyaallah lah, selama sakit tsb belum menginjak pada tahap kekronis'an pasti bisa sembuh... :-)

Ya,,, itulah resep keluarga ku, supaya kami tdk ketagihan oleh obat, begitu kata mereka berdua suatu hari saat aku bertanya mengapa tdk berobat lgsg ke dokter saja. Ya,, selain klo berobat ke dokter itu pasti harus merogoh kocek terlalu dalam juga dikarenakan ada dari beberapa dokter tertentu memiliki obat dg dosis yg tinggi, nah kedua nya ini sama bahaya nya, yg pertama bahaya buat dompet dan kedua bahaya buat tu hahahahay... :D . Orang tuaku memang selalu punya pemikiran unik tuk tdk boros dan menghamburkan isi dompet! ;) :D
Mungkin resep keluarga ku ini bisa kalian tiru sebagai pengganti obat... dan agar kocek tdk dirogoh terlalu dalam... :-) :D
SELAMAT MENCOBA!!! :-)

Selasa, 01 Oktober 2013

Tak perlu menunggu beruban tuk mengamalkan.

Mulai detik ini,tanggung jawabku bertambah satu lagi. Bukan hanya membantu org tua dan mengaji juga belajar, namun dengan ilmu ku yg masih sangat pas2an ini aku malah dibebani -Ah,,, insyaallah ini bukan beban tapi Amanah :-) - tuk mengajar di kelas IEC(intensive english course) / IAC(intensive arabic course) di suatu pesantren yg tak jauh dari rumahku. Awalnya kukira panggilan ibu pengasuh pesantren tsb hanyalah gurauan semata karna sewaktu itu adalah adekku yg ditanyai perihal keberadaan ku sekarang, saat menempuh kuliah.
Seminggu berselang, akupun memberanikan diri tuk sowan -istilah untuk datang ke Rumah kyai(pemilik pesantren)- ke ndalem(Rumah kyai). Dan benar saja, ibu pengasuh pondok -yg memang sudah sejak dulu mengenalku dg baik, dikarenakan akulah sahabat dekat putri pertamaya yg sering main ke rumah sewaktu masih SD- menyuruhku ikut mengajar atau istilahnya "Mengamalkan ilmu yg sudah kau dapatkan di pondok dulu" begitu beliau bertutur. Dg hati mantep, madep dan lillahi ta'ala semata mencari ridho Allah SWT aku mengangguk pertanda mengiyakan dan menyetujui amanah beliau itu. Namun ada sedikit ragu menyelinap dalam hati, "Apakah aku mampu?" Sedangkan pengetahuan ku saja masih sangat minim lalu kuberanikan diri berkata "Tapi kulo nggeh nyuwun bimbinganipun, soale kulo kan dereng saget nopo2 lan dereng gadah pengalaman nopo2" begitu ucapku hari itu. Alhamdulillah beliau menjawab dg ringan tapi pasti "Nggeh mengken sampean saget tangklet teng ustadzah nopo teng kulo nopo seng dereng saget". Legaaa.....!!!!!!! :-) . Akhirnya, berbekal bismillah lahaula wala quwwata illa billah...hanya Allah yg mampu memberiku kekuatan tuk menjalani hari ini, esok dan seterusnya... :-)
Ditengah percakapan itu ada beberapa santri yg memberikan secangkir teh manis panas. Dan kautahu? Bagaimana ibu pondok memperkenalkanku pada mereka? "Ini lhoo...ada ustadzah Choirunnisa, Ayo salim..!!!!!" :D hahahahay,,,, ingin rasanya aku tertawa lepas dan berteriak sekencang kencangnya kala itu pula. Aku????? Seorang cewek 18 tahun yg brusan kmaren tanggal 28 April 2013 di muwadda'ah dari pesantren Raudlatul Ulum, dipanggil dg title sprti itu? Ah, sungguh terlalub berlebihan hal ini. Bahkan aku saja belum punya ilmu yg mumpuni kecuali hanya barang sedikiiit. Itu adalah hari ptma aku dipanggil dg panggilan sprti itu, hari2 beriktnya panggilan itupun sudah resmi menjadi panggilanku -Hal ini karna suatu pagi ibu pondok menyuruhku tuk membadali(menggantikan) beliau mengajar fasholatan di kelas i'dady(kelas paling dasar untuk santri baru)-. Ah,,,awalnya aku sangat pusiiiing dg semua itu, aku masih merasa kecil, merasa minim pengetahuan dan aku merasa belum pantas. Namun seiring berjalannya waktu, seminggu berlalu keberadaanku disana aku jadi tdk ambil pusing lagi. Take it easy! Yg penting jgan menggampangkan! Just do it! Dan pada akhirnya aku kan bisa menikmati semua ini sebagai bagian dari rutinitas kelanjutanku dalam bertholabul 'ilmi. Ya.... semoga saja!!!! :-)

Lalu kupikir pikir, kita tdk harus berubah menjadi tua, berumur setengah baya memiliki perawakan besar atau bahkan menunggu beruban tuk mengamalkan ilmu yg kita miliki. Tak perlu lah kita menunggu terlalu lama tuk menyampaikan sediikit saja ilmu kita. Namun, cukup dg keadaan kita yg seperti sekarang ini saja, yg entah kita masih di bawah dewasa atau baru lulusan MA kemaren sore lah istilahnya.....kita harus tetap berusaha tuk bisa menyampaikan sedikit, ya hanya sedikit saja ilmu dari para guru2 kita terdahulu yg sudah pernah singgah di otak. Rasulullah saja memberi isyarat pada kita dalam hal seperti ini, sangat minimalis.
"Ballighu 'anni walau aayah" (Sampaikan lah padaku walau satu ayat)
Tu kan, itu hadist Rasulullah yg shohih lho!
Jadi Rasulullah tdk lantas menyuruh kita tuk menunggu pintar , memiiki segudang ilmu dan prestasi untuk menyampaikan sebuah ilmu. Cukup 'Satu ayat' begitu ungkapan Rasulullah sebagai maksud dari Cukup 'Sedikit saja' dari apa yg sudah kita ketahui, kita sampaikan pada org lain dan kita amalkan. Insyallah sedikit yg diamalkan tuk diri sendiri dan org lain kan lebih bermanfaat ketimbang bnyak yg hanya disimpan tuk diri sendir :-) . Oh ya, tapi jgan lupa tuk selalu minta petunjuk dan bimbibgan Allah SWT...karena Dia lah yg Maha Luas ilmu atas diri kita dan alam semesta ini...... :-) 
"Barokallahu fi 'ilmik"....

Sabtu, 14 September 2013

Pengertian baru

Saat aku kembali ke dalamnya,,, beda sekali rasanya dg prtama aku menginjakkan kaki disana. Dulu,,sekali saat prtama aku dibaiat mnjadi seorang santri baru, aku hanya duduk diam di pojok kamar, mengedarkan pandangan ke sekeliling, melihat beberapa teman yg sedang tertawa lepas, bercanda bahagia, berbagi tawa bahkan berbagi makanan bersama. Saat itu aku cukup hanya menjadi penonton layaknya melihat layar tancap saja :) . Hmmm, ternyata bahagianya kebersamaan itu baru kurasakan sekarang, ya saat aku menjadi Alumni, IKAMARU(Ikatan Santri Raudlatul Ulum) begitu org menyebutnya. Aku benar2 serasa menjadi bagian dari mereka, bagian dari yg selalu mereka tunggu. Dan aku sangat menyukai hal itu. Saat aku datang ke Kamar tempat ku melakukan segala aktifitasku dulu, aku disambut meriah sekali oleh mereka,,,meriah bukan seperti yg kalian byangkan! Meriah yg kumaksut disini adalah aku langsung disapa oleh semua muqimat kamarku, bahkan yg dri dalampun ikut keluar sambil memanggilku "Mbak Nisaaa.....!!!!" Yaa,, sepeeti itulah penyambutan hi-bring yg kumaksut itu. Aku sangat bahagia, sungguh,,, sebelumnya aku ndak pernah disambut seperti ini, hanya saat aku sudah mnjadi Alumni ini. Bahkan dulu aku sempat ndak suka saat masuk ke dalam kamar, bagaiku kamar ku seperti neraka saja, sudah panasnya tak keruan karena memang terlalu banyaknya santri dan almari juga barang2, ditambah lagi para penghuninya yg pada acuh tak acuh lagi. Ah ternyata penilaian ku saat itu terlalu menghakimi, dan salah kaprah pula,, :D . Entah ini karena aku yg sudah menjadi Alumni lalu mereka jadi merindukanku, atau memang dulu itu aku yg terlalu tertutup pada mereka? Ah, entahlah.. yg pasti skrg mereka sudah berubah sikap padaku. Aku merasa menjadi org berarti bagi mereka. Bisa membagi pengalaman, cerita, bahkan petuah2.. yah, aku sangat menyukai saat mereka dg antusias duduk bundar mengelilingiku, mendengarkan semua apa yg kubicarakan,, :) . Bertanya tentang hal ini itu.. sungguh, aku benar2 ndak keberatan atas semua permintaan mereka saat mereka menyuruhku tuk berceritera panjang lebar, ngalor ngidul juga ngetan ngulon,,, :D . Bahkan sampai kerongkonganku haus karena terlalu banyaknya aku bercakap2, berdakwah yg tak jelas arahnya itu... :D . Bagaimanapun, aku tetap senang atas semua itu. Aku jadi ndak bosan2 nya berkunjung ke kamarku,,, :) . Kapan2 bolehlah berkunjung lagi. :) .